Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Cara Mengolah Data Menggunakan Program SPSS


Cara Mengolah Data Menggunakan Program SPSS
By. Sopianti Hakim, SS

1.       Menyiapkan Data Rekap Hasil Quisioner (Lampiran  B)
2.      Data tersebut dimasukan ke Program SPSS:
Cara memasukan data sebagai berikut
·         Buka Program SPSS
·         Klik Data View
·         Copy file Lampiran B (Excel) ke kolom data view di program spss
·         Klik variable view untuk memberikan nama variable (contoh menjadi item 1, item 2, dst)
3.      Lakukan Uji Validitas dan Reliabilitas Data Instrumen Penelitian (LAMPIRAN C)
Langkah-langkah uji validitas menggunakan program spss:
·         Klik analyze di menu bar program spss
·         Klik scale
·         Klik reliability analysis
·         Klik seluruh item variable penelitian contoh item 1-item2-item3 – dsb (Merupakan Variable X)
·         Klik tanda paah untuk memindahkan item-item ke kolom items
·         Klik Statistik
·         Centang  item, scale, scale if item deleted
·         Klik continue
·         Klik OK
Untuk melihat valid atau tidaknya hasil uji validitas dan reliabilitas harus melihat output hasil uji validitas dan reliabilitas:
·         Lihat kolom reliability statistic
·         Perhatikan nilai cronbach alpha
·         Apabila nilai cronbach Alpha lebih dari 0.7 maka instrument penelitian dinyatakan reliable.
·         Untuk melihat validitas instrument penelitian, harus melihat output spss kolom Item-Total Statistik
·         Yaitu pada kolom corrected item-total correlation
·         Lihat angka-angkanya
·         Apabila terdapat nilai yang kurang dari 0.3 maka dianggap tidak valid dan harus dikeluarkan dari kuisioner.
·         Cara mengeluarkannya adalah kembali ke menu bar spss
·         Klik analyze
·         Klik scale
·         Klik reliability analysis
·         Pindahkan item yang tidak valid dari kolom items dengan meng-klik item kemudian memindahkan kembali ke kolom variable.
·         Klik OK
·         (Terus dilakukan sampai nilai di kolom corrected item-total correlation tidak kurang dari 0.3)
4.      Mengedit Data penelitian Awal Lampiran B dengan membuang item-item yang tidak valid, kemudian jumlahkan  item-item setiap variable.
5.      Langkah selanjutnya peneliti sudah memperoleh data set final penelitian.(LAMPIRAN D)
6.      Membuat Kategorisasi Untuk Analisis Deskriptif
Caranya:
·         Klik variable View
·         Ketik KAT_X1 untuk membuat kategorisasi data yang berfungsi untuk tabulasi
·         Kategori data TINGGI dengan Nilai 3, MODERAT dengan nilai 2, dan RENDAH dengan nilai 1
·         Untuk menghitung cukup dengan mengkalikan jumlah indicator penelitian dengan nilai notasi paling tinggi (5) contohnya apabila jumlah indicator 6 maka 6 x 5 = 30 maka nilai ini dikalikan 75% = 22.5 maka nilai di atas 22.5 adalah diberi notasi 3 pada kolom KAT_X
·         Untuk menghitung MODERAT cukup mengalikan 50% x 30 = 15 jadi nilai antara 15-22.5 diberi notasi 2 pada kolom KAT_X
·         Sedangkan nilai RENDAH apabila memiliki nilai dibawah 15 diberi nilai 1
7.      Menguji Statistik Descriptif ditempuh langkah-langkah sebagai berikut:
·         Klik  Analyze
·         Klik Descriptive Statistic
·         Klik Eksplore
·         Blok seluruh variable
·         Pindahkan ke kolom dependent list menggunakan tanda panah
·         Klik Statistik
·         Klik OK
·         Hasilnya dapat melihat secara rinci, rata-rata, standar deviasi, skor min-mak, dan variance.
8.      Untuk menguji frekuensi per variable menggunakan langkah-langkah sebagai berikut:
·         Klik analyze pada menu bar spss
·         Clik Descriptive Statistic
·         Clik Frequencies
·         Blok seluruh Variable KAT
·         Pindahkan seluruh variable KAT ke kolom Variables
·         Klik Statistik
·         Klik Ok
9.      Menguji Korelasi antar variable, langkah-langkahnya sebagai berikut:
·         Klik Analyze
·         Klik Corelate
·         Klik Bivariate
·         Pindahkan seluruh variable ke kolom variables
·         Klik option
·         Klik continue
·         Klik ok
10.  Menguji Regresi dengan cara mengikuti langkah-langkah berikut: (LAMPIRAN E)
·         Klik Analyze
·         Klik Regression
·         Klik Linear
·         Klik Variable dependent  (Y) dan masukan ke kolom dependent
·         Klik seluruh variable independent dan masukan ke kolom variable independent
·         Klik Statistik
·         Klik Ok




I.                     Ringkasan Hasil Uji Validitas dan Reliabilitas Kuisioner _______________

Kuisioner Penelitian
Variable Penelitian
ITEM
NO.
Item Yang Tidak Valid*
Koefisien Alpha Cronbach**
Skala Kompetensi Pedagogik 
Kompetensi Pedagogik 
ITEM1-ITEM15
ITEM4
ITEM7
0.747***

Skala Kompetensi Profesional

Kompetensi Profesional
ITEM 16-ITEM 28
-
0.940***
Skala Kompetensi Sosial

Kompetensi Sosial
ITEM 29- ITEM39
-
0.797***
Skala   Motivasi Belajar
Motivasi Belajar
Y1-Y11
ITEM11
0.796***

*      Koefisien Korelasi item total yang dikoreksi (r itc) <0.30.  item yang tidak valid di drop dari kuisioner.
** Dihitung setelah item yang valid didrop
*** reliable, cutoff value koefisien Alpha Cronbach 0.70

Sumber :   lampiran C
Berdasarkan ringkasan uji validitas dan reliabilitas diperoleh informasi objektif sebagai berikut:
1.       Dalam skala Kompetensi Pedagogik  Item 4 dan Item 7 diindikasikan tidak Valid dan didrop dari kuisioner, dengan koefisien Cronbach sebesar  0.747.  Artinya setelah dua item didrop, kuisioner skala kompetensi pedagogic diindikaskan reliable.  Dengan demikian skor variable kompetensi pedagogic merupakan composite/jumlah dari item1, item2, item3, item5, item6, item8, item9, item10, item11, item 12, item13, item14, item 15.
2.       Dalam skala komperensi professional diindikasikan seluruh item valid, dengan koefisien Cronbach sebesar 0.940.  Artinya kuisioner skala kompetensi professional diindikasika reliable.  Dengan demikian skor kompetensi professional merupakan jumlah dari item 16, item 17, item 18, item 19, item 20, item 21, item 22, item 23, item 24, item 25, item 26, item 27 dan item 28.
3.       Dalam skala komperensi Sosial  diindikasikan seluruh item valid, dengan koefisien Cronbach sebesar 0.797.  Artinya kuisioner skala kompetensi professional diindikasika reliable.  Dengan demikian skor kompetensi sosial merupakan jumlah dari item 29, item 30, item 31, item 32, item 33, item 34, item 35, item 36, item 37, item 38, item 39.
4.       Dalam skala motivasi belajar siswa item 11 diindikasikan tidak valid dan di drop  dari kuisioner, dengan koefisien Cronbach sebesar  0.796.  Artinya  setelah Item 11 di drop, kuisioner skala motivasi belajar siswa diindikasikan reliable.  Dengan demikian skor variable motivasi belajar siswa merupakan jumlah dari item1, item2, item3, item 4,item5, item6, item 7,item8, item9, item10.

Data Set Final untuk semua variable yang diteliti setelah uji validitas dan reliabilitas, dijelaskan melalui tabel… sebagaimana lampiran  D.
 Deskripsi Variable Penelitian
Berdasarkan data set final penelitian di lampiran D diperoleh informasi statistic descriptif sebagai berikut:
1.        Tingkat kompetensi pedagogic
Ringkasan statisti descriptif untuk variable kompetensi pedagogic diringkas dalam tabel ….
Statistik
Nilai
Rata-rata
37.40
Estimasi rata-rata pada tingkat kepercayaan 95%
Batas atas
Batas bawah


36.14
38.65
Simpangan Baku
  6.68
Variant
44.59
minimum
23
maksimum
53

Kategorisasi variable kompetensi pedagogic
Skor
Kategori
Nilai
>48.75
Tinggi
3
32.50-48.75
moderat
2
<32.50
Rendah
1

Berdasarkan ringkasan statistika descriptive di atas diperoleh skor rata-rat sebesar 37.40.  dikonsultasikan terhadap criteria yang digunakan diperoleh informasi objektif tingkat kompetensi pedagogic yang dimiliki guru dapat dikategorikan moderat.  Artinya, menurut persepsi siswa guru tidak selalu…….(merujuk indicator).

Dilihat dari distribusinya gambaran tingkat kompetensi guru dijelaska tabel…

KAT_X1


Frequency
Percent
Valid Percent
Cumulative Percent
Valid
RENDAH
28
25.2
25.2
25.2
MODERAT
76
68.5
68.5
93.7
TINGGI
7
6.3
6.3
100.0
Total
111
100.0
100.0


PENGUJIAN HIPOTESIS
Hasil analisis data terkait dengan pengujian hipotesis diringkas Tabel ….
Hipotesis
Koefisien Regresi
Nilai T
P_Value
R2
F

Tdk distandarkan
distandarkan




I.
0.223
0.260
4.102
0.000
0.851
203.151

Ada tiga hipotesis penelitian yang akan diuji.
Untuk menguji ketiga hipotesis penelitian tersebut  dirumuskan
hipotesis statistic, statistic uji, dan criteria uji sebagaimana dijelaskan dalam paparan berikut.
Hipotesis penelitian pertama: 

Hipotesis statistic, Statistic uji, dan Criteria uji  hipotesis penelitian 1


Hipotesis statistic, Statistic uji, dan Criteria uji

Descripsi
Hipotesis statistik
H0:  ρ1=0 : X1 tidak mempengaruhi Y

Ha: ρ1>0 :  X1 berpengaruh positif terhadap Y
Statistik Uji
Koefisien regresi yang distandarkan (ρ)
Kriteria Uji
H0 ditolak jika P_value atau sig. lebih kecil atau sama dengan 0,05.  Dalam hal lainnya H0 diterima.


1.       Tingkat kompetensi  PROFESIONAL
Ringkasan statisti descriptif untuk variable kompetensi professional  diringkas dalam tabel ….
Statistik
Nilai
Rata-rata
44.49
Estimasi rata-rata pada tingkat kepercayaan 95%
Batas atas
Batas bawah


46.47
42.52
Simpangan Baku
10.49
Variant
110.09
minimum
27
maksimum
65

Kategorisasi variable kompetensi pedagogic
Skor
Kategori
Nilai
>48.75
Tinggi
3
32.50-48.75
moderat
2
<32.50
Rendah
1

Berdasarkan ringkasan statistika descriptive di atas diperoleh skor rata-rat sebesar 44.49.  dikonsultasikan terhadap criteria yang digunakan diperoleh informasi objektif tingkat kompetensi pedagogic yang dimiliki guru dapat dikategorikan moderat.  Artinya, menurut persepsi siswa guru tidak selalu…….(merujuk indicator).

Dilihat dari distribusinya gambaran tingkat kompetensi guru dijelaska tabel…
KAT_X2

Frequency
Percent
Valid Percent
Cumulative Percent
Valid
RENDAH
9
8.1
8.1
8.1
MODERAT
59
53.2
53.2
61.3
TINGGI
43
38.7
38.7
100.0
Total
111
100.0
100.0

               





PENGUJIAN HIPOTESIS
Hasil analisis data terkait dengan pengujian hipotesis diringkas Tabel ….
Hipotesis
Koefisien Regresi
Nilai T
P_Value
R2
F

Tdk distandarkan
distandarkan




I.
0.154
0.283
4.946
0.000
0.851
203.151

Ada tiga hipotesis penelitian yang akan diuji.
Untuk menguji ketiga hipotesis penelitian tersebut  dirumuskan
hipotesis statistic, statistic uji, dan criteria uji sebagaimana dijelaskan dalam paparan berikut.
Hipotesis penelitian pertama: 

Hipotesis statistic, Statistic uji, dan Criteria uji  hipotesis penelitian 1


Hipotesis statistic, Statistic uji, dan Criteria uji

Descripsi
Hipotesis statistik
H0:  ρ1=0 : X2 tidak mempengaruhi Y

Ha: ρ1>0 :  X2 berpengaruh positif terhadap Y
Statistik Uji
Koefisien regresi yang distandarkan (ρ)
Kriteria Uji
H0 ditolak jika P_value atau sig. lebih kecil atau sama dengan 0,05.  Dalam hal lainnya H0 diterima.


1.       Tingkat kompetensi  SOSIAL
Ringkasan statisti descriptif untuk variable kompetensi sosial  diringkas dalam tabel ….
Statistik
Nilai
sRata-rata
35.05
Estimasi rata-rata pada tingkat kepercayaan 95%
Batas atas
Batas bawah


33.86
36.25
Simpangan Baku
6.34
Variant
40.19
minimum
23
maksimum
48

Kategorisasi variable kompetensi sosial
Skor
Kategori
Nilai
>41.25
Tinggi
3
27.5-41.25
moderat
2
<27.5
Rendah
1

Berdasarkan ringkasan statistika descriptive di atas diperoleh skor rata-rat sebesar 44.49.  dikonsultasikan terhadap criteria yang digunakan diperoleh informasi objektif tingkat kompetensi pedagogic yang dimiliki guru dapat dikategorikan moderat.  Artinya, menurut persepsi siswa guru tidak selalu…….(merujuk indicator).

Dilihat dari distribusinya gambaran tingkat kompetensi guru dijelaska tabel…
KAT_X3

Frequency
Percent
Valid Percent
Cumulative Percent
Valid
RENDAH
18
16.2
16.2
16.2
MODERAT
75
67.6
67.6
83.8
TINGGI
18
16.2
16.2
100.0
Total
111
100.0
100.0



               




PENGUJIAN HIPOTESIS
Hasil analisis data terkait dengan pengujian hipotesis diringkas Tabel ….
Hipotesis
Koefisien Regresi
Nilai T
P_Value
R2
F

Tdk distandarkan
distandarkan




I.
0.421
0.468
7.284
0.000
0.851
203.151

Ada tiga hipotesis penelitian yang akan diuji.
Untuk menguji ketiga hipotesis penelitian tersebut  dirumuskan
hipotesis statistic, statistic uji, dan criteria uji sebagaimana dijelaskan dalam paparan berikut.
Hipotesis penelitian pertama: 

Hipotesis statistic, Statistic uji, dan Criteria uji  hipotesis penelitian 1


Hipotesis statistic, Statistic uji, dan Criteria uji

Descripsi
Hipotesis statistik
H0:  ρ1=0 : X3 tidak mempengaruhi Y

Ha: ρ1>0 :  X3 berpengaruh positif terhadap Y
Statistik Uji
Koefisien regresi yang distandarkan (ρ)
Kriteria Uji
H0 ditolak jika P_value atau sig. lebih kecil atau sama dengan 0,05.  Dalam hal lainnya H0 diterima.





  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

6 komentar:

mirza-mahardika mengatakan...

Salam kenal. Nama saya Mirza. Uji validitas kan ada tiga, validitas isi, kriteria dan konstruk.
Penghitungan validitas melalui korelasi skor butir-total, masuk dalam jenis validitas yang mana ya pak. Setahu saya korelasi butir-total itu menunjukkan daya beda butir.
Terima kasih.

Angga Briyan mengatakan...

Bagi teman - teman yang masih kesulitan mengolah data dengan SPSS, kunjungi http://olahdatainstan.com/spss/?reg=angga-febry Tanpa perlu Kursus, Pelatihan atau mengikuti Workshop yang MAHAL. ayo kunjungi sekarang juga! ^_^

Sarwan Sarone mengatakan...

kalo dari awal memasukan data bagai mana mbak?

saya menggunakan 5 variabel dependen,,

Sopianti Hakim mengatakan...

data kuisioner di input dulu di excelbmas sarwan... boleh chat untuk sharing

Sopianti Hakim mengatakan...

Mas Mirza setahu saya, uji validitas itu untuk menunjukan tepat tidaknya butir pertanyaan pada quisioner, jadi akan terukur baik isi, kriteria, maupun konstruknya, kalau analisis daya pembeda saya juga belum begitu paham, boleh sharing dong mas...

Janius Sulaiman mengatakan...

"Apabila nilai cronbach Alpha lebih dari 0.7 maka instrument penelitian dinyatakan reliable dan Apabila terdapat nilai yang kurang dari 0.3 maka dianggap tidak valid dan harus dikeluarkan dari kuisioner."

nilai itu sudah pasti mba? atau ada nilai yang lain lagi? saya masih bingung mba.
terima kasih.

Poskan Komentar